Jenis Scaler dan Fungsinya dalam Praktik Kedokteran Gigi

Kebersihan gigi tidak hanya ditentukan oleh sikat gigi dan benang gigi, tetapi juga oleh alat profesional bernama dental scaler.
Scaler berfungsi untuk mengangkat karang gigi (kalkulus), plak keras, dan noda yang tidak bisa dihilangkan dengan pembersihan biasa.

Bagi klinik profesional seperti Heavenly Dental, scaler menjadi alat standar dalam perawatan preventif yang menjaga kesehatan gusi dan mencegah penyakit periodontal.
Namun, tahukah Anda bahwa scaler memiliki berbagai jenis dan fungsi yang berbeda tergantung pada teknik dan kebutuhan klinis?

Apa Itu Dental Scaler?

Dental scaler adalah alat yang digunakan oleh dokter gigi untuk menghilangkan deposit keras dan lunak dari permukaan gigi.
Karang gigi terbentuk dari plak yang mengeras akibat penumpukan mineral dalam saliva, dan jika tidak dibersihkan, dapat menyebabkan peradangan gusi, bau mulut, hingga kehilangan gigi.

Terdapat dua kategori besar scaler yang digunakan di klinik:

  1. Scaler manual – digunakan secara mekanik dengan tangan. 
  2. Scaler ultrasonic – menggunakan getaran berfrekuensi tinggi untuk menghancurkan karang gigi. 

Jenis-Jenis Scaler Manual

Scaler manual sering digunakan untuk prosedur ringan atau pada area sensitif yang membutuhkan kontrol lebih presisi.
Beberapa jenis scaler manual antara lain:

1. Sickle Scaler

  • Ciri: ujungnya runcing berbentuk sabit. 
  • Fungsi: mengangkat karang gigi supragingival (di atas garis gusi). 
  • Kelebihan: efektif untuk area gigi depan atau celah antar gigi. 

2. Curette Scaler

  • Ciri: ujung bulat dan lebih halus dari sickle. 
  • Fungsi: membersihkan area subgingival (di bawah gusi). 
  • Jenis: 
    • Universal Curette → bisa digunakan di semua area gigi. 
    • Gracey Curette → dirancang khusus untuk area tertentu, misalnya premolar atau molar. 
  • Kelebihan: lebih lembut dan minim trauma jaringan gusi. 
Baca juga:  Perawatan yang Efektif untuk Membuat Gigi Tampak Lebih Cerah

3. Hoe Scaler

  • Ciri: ujung persegi panjang menyerupai cangkul kecil. 
  • Fungsi: mengikis karang gigi besar dan tebal di permukaan datar. 
  • Kelebihan: efektif untuk pembersihan awal sebelum scaling halus. 

4. Chisel Scaler

  • Ciri: ujung datar dan tipis. 
  • Fungsi: membersihkan deposit di sela gigi depan bawah yang rapat. 

5. File Scaler

  • Ciri: memiliki beberapa permukaan bergerigi. 
  • Fungsi: menghancurkan karang gigi keras sebelum menggunakan curette. 

Jenis Scaler Ultrasonic

Seiring kemajuan teknologi, scaler manual mulai digantikan oleh scaler ultrasonic, karena lebih cepat dan efisien.
Scaler jenis ini bekerja menggunakan getaran frekuensi tinggi (18.000–45.000 Hz) untuk menghancurkan karang gigi tanpa merusak enamel.

Berikut dua tipe utama scaler ultrasonic yang umum digunakan di klinik:

1. Magnetostrictive Ultrasonic Scaler

  • Menggunakan getaran elektromagnetik dari pelat logam. 
  • Ujung tip bergerak elips (oval) saat bergetar. 
  • Kelebihan: kuat untuk mengangkat karang gigi besar dan keras. 
  • Contoh merek: Cavitron (Dentsply Sirona), Woodpecker U600. 

2. Piezoelectric Ultrasonic Scaler

  • Menggunakan kristal piezoelektrik untuk menghasilkan getaran linear. 
  • Getaran hanya ke depan dan belakang, lebih presisi. 
  • Kelebihan: minim panas, getaran lebih halus, nyaman untuk pasien sensitif. 
  • Contoh merek: EMS Airflow, NSK Varios, Satelec Suprasson. 

Perbandingan Scaler Manual vs Scaler Ultrasonic

Aspek Scaler Manual Scaler Ultrasonic
Metode kerja Mekanik (manual dengan tangan) Getaran frekuensi tinggi
Waktu tindakan Lebih lama Lebih cepat
Efisiensi pembersihan Baik, tapi terbatas Sangat tinggi
Kenyamanan pasien Kadang terasa nyeri Lebih nyaman
Risiko trauma gusi Lebih tinggi jika tidak hati-hati Lebih rendah
Sterilisasi Mudah disterilkan Membutuhkan pembersihan elektronik tambahan
Baca juga:  Standar Keamanan Alat Dental di Indonesia

Kombinasi keduanya sering digunakan dalam prosedur scaling profesional.
Biasanya dokter memulai dengan ultrasonic scaler untuk mengangkat deposit besar, lalu menyelesaikan tahap akhir dengan manual scaler agar hasil lebih halus.

Fungsi Utama Scaler dalam Praktik Kedokteran Gigi

  1. Mengangkat karang dan plak keras.
    Menghilangkan kalkulus supragingival dan subgingival yang menjadi penyebab utama penyakit gusi. 
  2. Membersihkan permukaan akar gigi.
    Dalam perawatan periodontik, scaler membantu smoothing permukaan akar untuk mengurangi kolonisasi bakteri. 
  3. Menjaga kebersihan oral jangka panjang.
    Scaling rutin setiap 6 bulan mencegah pembentukan karang gigi baru. 
  4. Meningkatkan estetika senyum.
    Scaler membantu menghilangkan noda akibat kopi, teh, atau rokok. 
  5. Mencegah halitosis (bau mulut).
    Plak dan karang gigi merupakan sumber utama bakteri penyebab bau mulut. 

Kesimpulan

Scaler merupakan alat fundamental dalam perawatan gigi profesional.
Memahami jenis dan fungsinya membantu dokter gigi memilih alat yang paling sesuai untuk setiap kebutuhan pasien — baik pembersihan ringan, scaling mendalam, maupun terapi periodontal.

Dengan memilih scaler berkualitas tinggi dan melakukan perawatan rutin, klinik dapat meningkatkan efisiensi kerja dokter, kenyamanan pasien, dan hasil perawatan yang optimal.

Di Heavenly – Supplier Alat Dental, setiap tindakan scaling dilakukan menggunakan alat yang terstandarisasi, modern, dan higienis, menjadikan pengalaman perawatan gigi lebih aman dan menyenangkan.

Facebook
Pinterest
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *